SMPIT Gema Panggung kembali memeriahkan Bulan Bahasa Nasional dengan gelaran akbar bertajuk “Semarak Bulan Bahasa 2025”, yang berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 24–25 Oktober 2025. Mengusung tema besar “Gaungkan Bahasa, Lestarikan Budaya, dan Terampil Berkarya (GEMARAYA)”, kegiatan ini menjadi ajang yang sarat makna dan penuh semangat kebersamaan.
Sejak hari pertama, suasana sekolah berubah menjadi lautan kreativitas dan ekspresi. Para siswa dengan penuh antusias menampilkan karya terbaik mereka melalui lima cabang lomba yang digelar: Tari Daerah, Paduan Suara, Baca Puisi, Penulisan Cerpen, dan Papan Kreatif (Mading).
Setiap cabang lomba menjadi wadah bagi siswa untuk menyalurkan bakat sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa dan budaya Indonesia:
Kriteria penilaian yang berfokus pada kreativitas, teknik, ekspresi, dan kekompakan menjadikan setiap penampilan sebagai karya penuh dedikasi dan maknaKETENTUAN LOMBA BULBAB 2025.
Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi lomba tahunan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa bangga berbahasa Indonesia dan kesadaran menjaga warisan budaya.
“Bahasa dan budaya adalah jati diri bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin siswa tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter dan mencintai Indonesia,” ujar beliau penuh semangat.
SMPIT Gema Panggung: Sekolah yang Menumbuhkan Karakter dan Kreativitas
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa SMPIT Gema Panggung bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang tumbuhnya potensi dan karakter. Dengan pendekatan pendidikan yang menyeimbangkan ilmu, iman, dan kreativitas, sekolah terus berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berprestasi.
Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, guru, dan dewan juri atas dedikasi luar biasa dalam menyukseskan acara ini. Semoga semangat Bulan Bahasa terus menyala dan menjadi inspirasi untuk terus berkarya demi bahasa dan budaya Indonesia 🌟
Tinggalkan Komentar